LAZ RYDHA – Rumah Yatim Dhuafa Rydha

Manfaat Air Wudhu

Manfaat teh tawar ternyata banyak berguna untuk kesehatan tubuh. Selain air putih, teh memang sudah menjadi minuman wajib bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia. Mengutip dari laman Reader’s Digest, teh berasal dari tanaman Camellia sinensis yang mengandung antioksidan yang dikenal sebagai katekin.

Katekin sendiri terbagi atas senyawa Epigallocatechin-3-gallate (EGCG) yang dapat menghilangkan radikal bebas dalam tubuh dan mengurangi peradangan

Meski begitu, teh yang dikonsumsi dengan tambahan pemanis akan memiliki kandungan kalori yang lebih banyak. Kandungan gula yang tinggi juga bisa memicu timbulnya penyakit diabetes dalam tubuh.

Untuk mengatasinya, kita juga bisa menggantinya dengan mengonsumsi teh tawar atau teh tanpa gula. Meski rasanya berbeda dengan teh yang menggunakan gula atau the manis, teh tawar menyimpan banyak khasiat baik yang diberikan untuk tubuh dibalik rasanya yang hambar. Berikut adalah beberapa manfaat teh tawar bagi tubuh:

Menormalkan Kadar Gula Darah

Kebiasaan mengonsumsi teh tawar dinyatakan dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Kandungan polifenol yang ada pada beberapa jenis teh, seperti teh hijau, teh hitam, dan teh oolong, mampu meningkatkan sensitivitas insulin di tubuh. Hal tersebut membuat kadar gula darah menjadi lebih mudah terkontrol.

Selain itu, rutin mengonsumsi teh tawar juga akan membuat tubuh merasa lebih rileks, sebab kandungan L-theanin yang ada di teh dapat membantu merelaksasikan tubuh. Tak hanya itu, L-theanin juga memberikan manfaat lain, seperti meredakan stres, memperbaiki mood, dan meningkatkan fungsi otak. Manfaat teh tawar tersebut dapat kita temukan di teh hijau dan teh hitam.

Menurunkan Kolesterol Jahat

Manfaat lain yang bisa kita peroleh dari mengonsumsi teh tawar adalah mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL). Mengutip dari alodokter, dikatakan jika sebuah studi menemukan bahwa mengonsumsi teh tawar secara rutin diperkirakan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh hingga 11%. Jenis teh tawar yang bisa membantu menurunkan kolesterol alami adalah teh hitam.

Baca juga  Ramadan Sebentar Lagi, Yuk Perhatikan Hal Penting Ini

Teh tawar jika dikonsumsi secara rutin juga dikatakan mampu memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh. Sebab, kandungan polifenol di teh dapat mencegah terjadinya pembentukan plak di pembuluh darah. Hal tersebut tentu membuat kita tidak mudah mengalami penyempitan pembuluh darah. Jenis teh yang bisa dikonsumsi diantaranya, teh hijau, teh hitam, dan teh oolong.

Menjaga Kesehatan Jantung

Studi menunjukkan bahwa teh hijau dapat meningkatkan beberapa faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Teh hitam disebut  mengandung kelompok antioksidan lain yang disebut flavonoid, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Jika kita mengonsumsi teh hitam tanpa gula secara rutin, maka akan mengurangi faktor risiko penyakit jantung, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, peningkatan kadar trigliserida dan obesitas.

Memperkuat Gigi

Mengonsumsi teh dikaitkan dengan peningkatan kesehatan gigi dan risiko karies yang lebih rendah. Manfaat ini pastinya akan berjalan jika mengonsumsinya tanpa gula.

Gula dikaitkan sebagai penyebab kerusakan gigi dan mulut. Sebab, ada banyak faktor penyebab gangguan pada gigi, salah satunya dari streptococcus mutans yang merupakan bakteri berbahaya utama di mulut.

Bakteri ini menyebabkan pembentukan plak dan merupakan kontributor utama untuk gigi berlubang dan kerusakan gigi. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa teh dapat mengurangi bau mulut.

Mencegah Alzheimer
Salah satu kandungan teh yang terkenal adalah kafein. Kandungan ini juga dikenal sebagai stimulan otak. Peran kafein di otak adalah memblokir neurotransmitter penghambat yang disebut Adenosine. Kafein telah dipelajari secara intensif sebelum dan secara konsisten mengarah pada perbaikan dalam berbagai aspek fungsi otak, termasuk peningkatan suasana hati, kewaspadaan, waktu reaksi, dan memori.

Hal tersebut, tentu berkaitan dengan mencegah penyakit Alzheimer juga. Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum pada manusia dan merupakan penyebab utama demensia.

Berbagai penelitian menunjukkan, bahwa senyawa katekin dalam teh hijau dapat memiliki berbagai efek perlindungan pada neuron dalam tabung reaksi dan model hewan. Dan manfaat teh hijau ini memiliki potensi menurunkan risiko Alzheimer dan parkinson terutama jika dikonsumsi tanpa gula.

Baca juga  Muharram Tiba, Ini Dia Keutamaan Menyayangi dan Menyantuni Anak Yatim

Menyehatkan Kulit

Yang menarik, rutin mengonsumsi teh tawar juga disebut mampu membantu merawat kulit. Teh memiliki efek antioksidan yang mampu menjaga kesehatan kulit. Polifenol dalam teh, dapat menekan beberapa komponen seluler yang dapat merusak jaringan serat yang membantu kulit tetap kencang.

Peran antioksidan melindungi kulit kita dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas, dan menjaganya dari jerawat.

Bantu Proses Penurunan Berat Badan
Mengonsumsi teh tanpa gula, juga bisa dijadikan metode penurunan berat badan. Polifenol pada teh telah terbukti meningkatkan pengeluaran kalori dan mengurangi lemak tubuh.

Selain polifenol, teh juga merupakan sumber kafein. Kafein membantu tubuh membakar kalori dan lemak. Jika sedang melakukan diet, cobalah untuk rutin mengonsumsi teh tawar setiap harinya.

Mencegah Kanker

Kandungan polifenol dan antioksidan yang terdapat di teh diketahui mampu melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Hal tersebut dikaitkan dengan kemampuan teh dalam mencegah munculnya penyakit kanker.

Manfaat tersebut, paling banyak ditemukan dalam teh hijau dan teh hitam. Meski begitu, kita juga perlu memperhatikan batasan dalam mengonsumsi teh setiap harinya. Batas konsumsi teh yang dianjurkan adalah 2-3 cangkir sehari.

*Artikel diolah dari zakat.or.id, muslim.or.id dan republika.co.id dan lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp