Manfaat Air Wudhu
Manfaat Air Wudhu
Setiap muslim yang hendak melakukan ibadah salat, dianjurkan untuk berwudhu terlebih dahulu. Selain sebagai prasyarat salat dan beberapa ibadah lain, ternyata wudhu juga memiliki berbagai macam manfaat yang baik untuk kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, setiap muslim dianjurkan untuk senantiasa menjaga wudhunya saat hendak melakukan ibadah salat.
Melansir dari NU Online, wudhu hukumnya wajib jika hendak melaksanakan salat, thawaf, i’tikaf, dan membaca atau memegang Alquran. Sehingga, wudhu menempati posisi penting dalam ibadah. Bahkan, sah tidaknya sebuah ibadah tergantung dari cara wudhunya.
Wudhu tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk membersihkan dari hadats kecil. Namun, wudhu juga memiliki banyak keutamaan dan manfaat untuk kehidupan sehari-hari. Tak heran, jika Nabi Muhammad SAW selalu menganjurkan setiap muslim untuk selalu memperhatikan wudhunya.
Lantas, apa saja manfaat berwudhu untuk kehidupan sehari-hari? Berikut manfaat air wudhu yang dilansir dari NU Online:
1. Menghapus Dosa
Setiap muslim yang berwudhu maka Allah SWT akan mengampuni kesalahan-kesalahannya. Selain itu, berwudhu juga dapat meningkatkan derajat seseorang dan akan selalu diberikan kesabaran saat menghadapi perkara yang tidak disenangi. Hal ini sebagaimana yang tercantum dalam salah satu hadits, Rasulullah SAW bersabda:
“Maukah kalian aku tunjukkan kepada kalian atas apa yang membuat Allah menghapus kesalahan dan mengangkat derajat?” Para sahabat menjawab, “Tentu, ya Rasul.” Beliau melanjutkan, “Menyempurnakan wudhu di pagi hari yang dingin, bersabar menghadapi perkara yang tidak disenangi, memperbanyak langkah ke masjid, dan menanti shalat setelah shalat. Itulah ribath,” (HR. Muslim)
2. Melepaskan Belenggu dan Dikabulkan Keinginannya
Rasulullah SAW pernah menggambarkan bahwa orang yang tidur memiliki beberapa belenggu. Akan tetapi, jika orang tersebut bangun dan berwudhu, belenggu-belenggu tersebut akan terlepas dan akan dikabulkan segala keinginannya. Sebagaimana yang tercantum dalam hadits berikut, yang artinya:
“Dua orang laki-laki dari umatku dimana salah seorangnya bangun malam dan membawa dirinya untuk bersuci, sementara dia terbelenggu beberapa belenggu, kemudian berwudhu. Ketika berwudhu membasuh kedua tangannya, terlepaslah satu belenggu. Ketika berwudhu membasuh wajahnya, maka terlepaslah belenggu lainnya. Ketika berwudhu mengusap kepalanya, maka terlepaslah belenggu lainnya. Ketika membasuh kedua kakinya, maka terlepaslah belenggu berikutnya. Kemudian, Rabb berfirman kepada mereka yang ada di balik hijab, ‘Lihatlah hamba-Ku ini. Ia mengatasi dirinya. Apa pun yang diminta hamba-Ku itu kepada-Ku maka permintaan itu untuknya,” (HR. Ibnu Hibban).
3. Wajah Terlihat Berseri
Salah satu manfaat berwudhu lainnya yaitu wajah akan terlihat berseri. Setiap muslim yang terbiasa berwudhu, akan memberikan bekas pada wajah dan tangannya. Bahkan di hari kiamat nanti, orang yang senantiasa berwudhu wajahnya akan terlihat terang.
Rasulullah SAW sendiri menyarankan untuk melebihi tubuh yang dibasuh ketika berwudhu, supaya di hari kiamat nanti terlihat berseri-seri. Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam salah satu hadits berikut, artinya:
“Sesungguhnya umatku pada hari Kiamat adalah al-ghurr dan al-muhajjalun karena bekas wudhu. Siapa saja yang mampu memanjangkan ghurr-nya maka lakukanlah!” (HR. Ahmad).
4. Menjaga Daya Tahan Tubuh
Manfaat berwudhu untuk kehidupan sehari-hari selanjutnya adalah menjaga daya tahan tubuh. Seperti dikutip dari NU Online, psikiater dan neurolog berkebangsaan Austria, Leopold Werner von Ehrenfels, mengatakan bahwa berwudhu menjadikan tubuh lebih sehat. Pasalnya, air wudhu dapat merangsang saraf-saraf tubuh, sehingga bisa menjaga daya tahan tubuh.
5. Menjaga Kesehatan Kulit
Berwudhu memang memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan, salah satunya adalah mencegah penyakit kulit. Seseorang yang berwudhu, setidaknya lima kali dalam sehari, bisa menjaga kebersihan kulitnya. Selain itu, wudhu juga berfungsi efektif untuk menjaga kulit dari berbagai serangan penyakit.
Beberapa faidah penting yang terkandung dalam hadits tentang menyantuni anak yatim
- Makna hadits ini: orang yang menyantuni anak yatim di dunia akan menempati kedudukan yang tinggi di surga dekat dengan kedudukan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
- Arti “menanggung anak yatim” adalah mengurusi dan memperhatikan semua keperluan hidupnya. Seperti nafkah (makan dan minum), pakaian, mengasuh dan mendidiknya dengan pendidikan Islam yang benar.
- Yang dimaksud dengan anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal oleh ayahnya sebelum anak itu mencapai usia dewasa.
- Keutamaan dalam hadits ini belaku bagi orang yang meyantuni anak yatim dari harta orang itu sendiri atau harta anak yatim tersebut jika orang itu benar-benar yang mendapat kepercayaan untuk itu.
- Demikian pula, keutamaan ini berlaku bagi orang yang meyantuni anak yatim yang punya hubungan keluarga dengannya atau anak yatim yang sama sekali tidak punya hubungan keluarga dengannya.
*Artikel diolah dari zakat.or.id, muslim.or.id dan republika.co.id dan lainnya
Terbaru
-
Penerimaan Penerima Manfaat Bantuan Bea Study (BBEST) 2026 Dibuka!
-
MasyaAllah! Amanah Berkat Qurban 1447H dan Sedekah Sahabat Dermawan, LAZ RYDHA Berhasil Menyalurkan Manfaat untuk 2.003 Penerima di Indonesia hingga Afrika Dan Palestina
-
Kolaborasi LAZ RYDHA x LinkAja Melalui Program Tebar Sejuta Qur’an Untuk Negeri Menyalurkan Al-Qur’an Hafalan Untuk Santri Penghafal Qur’an di Pondok Pesantren As-Salam, Lampung
-
Wujudkan Generasi Qur’ani, LAZ RYDHA Salurkan Amanah Sedekah Al-Qur’an Untuk Santri Majlis Ta'lim Ad-Dhaeroby, Cikupa
-
Realisasi Amanah Kebaikan Sahabat Rydha: Penyaluran Seragam Batik dan Baju Olahraga bagi Siswa Kelas 7 SMPTQ RYDHA
-
Alhamdulillah, Melalui Program Sedekah Bantu Pendidikan 100 Yatim Hafidz Qur’an, LAZ RYDHA Bersama Qur'an Hadir Untuk Mendukung Operasional Pendidikan dan Kebutuhan Pesantren Bagi Para Santri di SMPTQ RYDHA
MasyaAllah
Raih Cinta-Nya dan bisa berdamping dengan Rasulullah Shalallau Alaihi Wasalam dengan menyayangi anak yatim