Skip to main content

LAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha

Dari Infaq dan Sedekahmu Kini Jadi Dapur Umum Yang Hangat Untuk Penyintas Gempa di NTT

Dari Infaq dan Sedekahmu Kini Jadi Dapur Umum Yang Hangat Untuk Penyintas Gempa di NTT

Alhamdulillah, Pada (27/08/2026) LAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha kembali menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah melalui Posko Dapur Umum RYDHA untuk membantu para penyintas gempa di Desa Henga, Dusun Tana Dua, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Pada 27 Agustus 2026, dapur umum RYDHA kembali menyediakan makanan hangat bagi sekitar 300 jiwa dari 90 kepala keluarga (KK) yang masih bertahan di tenda pengungsian. Di tengah keterbatasan dan kondisi pascagempa, makanan yang disajikan menjadi salah satu bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan harian para penyintas.

Senyum dan rasa syukur pun terlihat dari para penerima manfaat. Salah seorang ibu penyintas menyampaikan rasa terima kasih kepada para donatur LAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha yang telah menitipkan amanah zakat, infak, dan sedekah untuk mereka.

“Terima kasih banyak kepada donatur RYDHA atas amanah zakat, infak, dan sedekahnya. Semoga Allah melimpahkan rezeki yang berlipat ganda,” ungkapnya.

Setiap makanan yang tersaji menjadi bukti bahwa kepedulian dapat hadir meski dari tempat yang jauh. Dukungan dari para donatur membantu menguatkan saudara-saudara kita yang sedang melalui masa sulit di Flores.

Terima kasih kepada seluruh Sahabat RYDHA dan orang-orang baik yang terus membersamai perjuangan ini. Semoga setiap amanah yang diberikan menjadi keberkahan dan amal jariyah bagi para donatur.

Mari terus bersamaLAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha, hadir untuk saudara-saudara kita di Flores dan membantu mereka melewati masa pemulihan dengan penuh harapan.
Dengan KLIK DISINI

Perjuangan Wa Anih: Usia Renta, Rumah Sederhana, dan Semangat yang Tak Pernah Padam

Perjuangan Wa Anih: Usia Renta, Rumah Sederhana, dan Semangat yang Tak Pernah Padam

Alhamdulillah, pada 28 Agustus 2026, LAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha kembali menyalurkan santunan kepada lansia dhuafa. Salah satu penerimanya adalah Wa Anih, janda berusia 68 tahun yang tinggal bersama anak dan cucunya di rumah sederhana di Kampung Buaran Bambu, Pakuhaji.

Di tengah usia yang renta dan keterbatasan ekonomi, Wa Anih tetap gigih menjemput rezeki. Setiap hari, ia berjalan mengelilingi pemukiman untuk menjual kue milik orang lain. Sang anak pun turut berjualan kue keliling demi memenuhi kebutuhan keluarga dan membesarkan sang cucu.

Jazakumullah khairan katsiran kepada para donatur RYDHA yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Santunan ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga bentuk kepedulian dan penguat semangat bagi Wa Anih dan para lansia dhuafa lainnya.

Perjalanan kebaikan ini masih panjang. Mari terus dukung LAZ Rumah Yatim Dhuafa Rydha untuk menghadirkan kebahagiaan dan membantu meringankan perjuangan para yatim dan dhuafa.