Alhamdulillah, program Pemberdayaan Peternak “Bangkit Berdampak” yang diinisiasi LAZ RYDHA mulai menunjukkan hasil positif. Pada (14/11/2025) , tim program melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) sekaligus panen pertama telur bebek dari para peternak binaan. Panen ini menjadi tonggak awal keberhasilan program dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga mustahik.
Pada panen bulan november ini, para peternak telah mulai merasakan hasil dari usaha ternak yang dijalankan dengan metode pemeliharaan yang beragam. Bapak Kasan menerapkan metode melepas bebek ke area sawah sehingga bebek dapat mencari pakan alami, dan berhasil memanen 268 butir telur. Sementara itu, Ibu Aminah menggunakan pakan dedak yang dicampur dengan kangkung cincang dan menghasilkan 58 butir telur selama bulan November. Adapun Bapak Silan menerapkan pola pemberian dedak yang diselingi dengan pakan keong dan memperoleh 35 butir telur.
Program Bangkit Berdampak dirancang untuk memberdayakan keluarga mustahik yang memiliki semangat, keterampilan, ketekunan, serta mindset tumbuh dan nilai kesalehan. Melalui skema pemberian bebek petelur, para penerima manfaat didampingi agar mampu mengembangkan usaha ternak hingga menghasilkan telur yang bernilai ekonomis.
Telur hasil panen tidak hanya dijual untuk menopang pendapatan peternak, tetapi juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi santri yatim dan dhuafa binaan RYDHA. Ke depan, program ini berpotensi besar menjadi salah satu pendukung utama Program Sanpren (pondok pesantren), sehingga tercipta ekosistem kebaikan yang berkelanjutan antara pemberdayaan ekonomi dan pemenuhan gizi santri.





